Di banyak fasilitas kesehatan, APD proteksi radiasi seperti Lead Apron, Thyroid Shield, Protective Eyewear, Head Shield, dan Sarung Tangan Proteksi Radiasi telah tersedia. Namun, keberadaan APD saja belum tentu menjamin keselamatan tenaga kesehatan dari paparan radiasi.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa penerapan proteksi radiasi belum selalu optimal, meskipun fasilitas telah memiliki berbagai APD proteksi radiasi. Hal ini menunjukkan bahwa keselamatan radiasi tidak hanya bergantung pada ketersediaan alat, tetapi juga pada bagaimana alat tersebut dipilih, dirawat, dan digunakan.

sumber gambar: Radiation protection of medical staff in interventional procedures | IAEA
1. Gunakan APD yang Sesuai dengan Tindakan Radiologi
Setiap prosedur radiologi memiliki tingkat risiko yang berbeda. Oleh karena itu, pemilihan APD harus disesuaikan dengan kebutuhan pemeriksaan.
- Apron Body untuk melindungi tubuh dari radiasi hambur.
- Thyroid Shield untuk melindungi kelenjar tiroid.
- Protective Eyewear untuk melindungi lensa mata.
- Head Shield untuk perlindungan tambahan pada area kepala.
- Hand Glove untuk melindungi tangan saat bekerja dekat sumber radiasi.
2. Pastikan Nilai Lead Equivalence Sesuai Standar
Kemampuan APD dalam menahan radiasi ditentukan oleh nilai kesetaraan timbal (Pb).
| Jenis Alat Pelindung Diri | Standar Nilai Kesetaraan Timbal (Pb) | Catatan Penggunaan & Tingkat Proteksi |
| Apron Body | 0,25 mm hingga 0,5 mm Pb | Untuk radiologi diagnostik umum minimal 0,25 mm Pb, sedangkan untuk radiologi intervensional minimal 0,35 mm, maksimal 0,5 mm Pb. |
| Thyroid Shield | 0,35 mm hingga 0,5 mm Pb | Kelenjar tiroid sangat sensitif terhadap radiasi. Standar mewajibkan minimal 0,35 mm Pb guna memblokir radiasi hambur secara optimal. |
| Protective Eyewear | 0,5 mm hingga 0,75 mm Pb | Lensa mata memiliki risiko fatal mengalami katarak akibat radiasi. Oleh sebab itu, kacamata Pb memiliki standar proteksi lebih tinggi, umumnya 0,75 mm Pb pada bagian lensa depan. |
| Head Shield | 0,25 mm hingga 0,5 mm Pb | Digunakan untuk melindungi jaringan otak, terutama bagi dokter atau petugas yang berdiri dekat dengan sumber radiasi pada prosedur intervensional jangka panjang. |
3. Periksa Kondisi APD Secara Berkala & Terapkan Penggunaan yang Konsisten
Efektivitas APD proteksi radiasi tidak hanya ditentukan oleh kualitas materialnya, tetapi juga oleh kondisi fisik dan kedisiplinan penggunaannya. Sebelum digunakan, pastikan APD tidak robek, tidak memiliki retakan atau kerusakan, tali dan perekat masih berfungsi dengan baik.
Selain itu, APD hanya akan memberikan perlindungan optimal apabila digunakan secara konsisten sebelum paparan terjadi, sesuai dengan SOP proteksi radiasi, memanfaatkan shielding yang tersedia, serta didukung oleh budaya keselamatan radiasi di lingkungan kerja. Pemeriksaan rutin dan kepatuhan penggunaan sangat penting untuk menjaga efektivitas proteksi radiasi bagi tenaga kesehatan.